Apakah persatuan da’i-da’i yang menisbahkan diri sebagai da’i-da’i salafy dengan dai’i-da’i surury adalah persatuan ahlussunnah?

Pertanyaan:
Apakah persatuan da’i-da’i yang menisbahkan diri sebagai da’i-da’i salafy dengan dai’i-da’i surury adalah persatuan ahlussunnah sebagaimana yang sering digembar-gemborkan oleh orang-orang yang mau geser manhajnya?

Dijawab oleh al-Ustadz Afifudin -hafidzohulloh-:
Ga mungkin persatuan da’i salafy dengan da’i surury. Salafy itu haqqun, surury itu bathilun. Ya nggak mungkin menyatukan al-haq dengan yang batil. Bisa dipahami ya. Tidak mungkin.. Abadan tidak mungkin.
Dulu dikalangan ikhwanul muflisiin pengikutnya Hasan al-Banna berupaya untuk menyatukan ahlussunnah dengan syiah. Nggak mungkin. Nggak mungkin menyatukan yang semacam itu. Ada sunnah, syiahnya lari. Ada syiah sunnahnya lari juga.
Ga mungkin ketemu antara syiah dengan sunnah ya ikhwan. Disebutkan oleh para ulama termasuk penyimpangan-penyimpangan pemahaman yang ada pada ikhwanul muflisiin pengikutnya Hasan al-Banna, taqrib baina sunnaty wa syiah.
Ujung-ujungnya merekalah yang melakukan ta’awun dengan orang-orang syiah. Baarokallohu fiikum.

Ya sama apakah mungkin ada persatuan antara salafy dan tablighiy..? Ya ga mungkin.
Salafy itu haqqun, tablighiy itu batil. Bukan gitu ya.. Lho, Ya apa iya?!
Apakah mungkin bersatu antara sunny dengan sufy? Ngga mungkin.
Apakah mungkin bersatu antara sunny dengan tahriry, Hizbut Tahrir atau N11? Ngga mungkin.
Intinya ga mungkin bersatu antara haq dan batil. Barang siapa yang memiliki upaya untuk menyatukan antara haqqun dengan batil, upaya dia sia-sia dan ingat baik-baik, ujung-ujungnya adalah dia yang akan menyimpang. Dia akan menyimpang.

Itu ekspresi seseorang yang hendak melegalkan pemahaman dia. Kalau dia berupaya untuk menyatukan sunnah dengan syiah, itu upaya untuk melegalkan syiahnya. Paham ya?!
Atau upaya untuk menyatukan antara sunny dengan tablighy, itu melegalkan tablighnya. Sunnah ngga perlu dilegalisasi. Sunnah.. sunnah. Haq.. haq. Dulu sampai sekarang.
Begitupula ketika ada orang yang ingin menyatukan antata ahlussunnah dengan sururiyin, itu mau melegalkan paham sururiyahnya. Sia-sia upaya dia. Camkan baik-baik, ujung-ujungnya nanti dia akan lompat kepada sururiyin.
Tidak mungki ada upaya seperti itu kalau tidak ada kecenderungan kepada pemahaman menyimpang yang hendak dia sampaikan tadi. Camkan baik-baik baarokallohu fiikum.
Dan hati-hati dari gerakan-gerakan yang semacam itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *