Kajian Tematik “Kisah Orang-orang yang Bertaubat”

Berikut ini adalah rekaman audio kajian tematik “Kisah Orang-orang yang Bertaubat” hari Sabtu, 25 Dzulhijjah 1438 H / 16 September 2017 M bersama al-Ustadz Afifudin as-Sidawy -hafidhohulloh-.

No Tanggal Nama File Tempat Ukuran Download
1 Sabtu, 25 Dzulhijjah 1438 H / 16 September 2017 M Kisah Orang-orang yang Bertaubat 01 Masjid al-Mujahidin, Slipi, JakBar  83.04 MB FILE
 2 Sabtu, 25 Dzulhijjah 1438 H / 16 September 2017 M Kisah Orang-orang yang Bertaubat 02 Masjid al-Mujahidin, Slipi, JakBar 48.99 MB FILE


KISAH ORANG-ORANG YANG BERTAUBAT
Kajian di Masjid Al-Mujahidin Slipi
Jakarta Barat.
25 Dzulhijjah 1438H/ 16 Sept 2017

Bersama Al-Ustadz Afifuddin As-Sidawi.

Persyaratan Taubat:
Jika dipandang dari sisi kepada siapa kita berbuat salah, maka taubat itu dibagi 2.
1. Taubat antara hamba dg Allah Rabb-nya.
▪ al iqla; Meninggalkan dosa kemaksiatan yg dia lakukan.
Konsekwensinya;
Meninggalkan tempat, orang dan komunitasnya.
Kisah taubatnya pembunuh 100 nyawa.
▪ Menyesali perbuatan dosa yg ia lakukan.
Konsekwensinya;
Penyesalan yg amat sangat atas dosa yg ia lakukan. Hakikat taubat adalah penyesalan.
▪Dia ber’azam/ bertekad utk tidak mengulangi selama-lamanya.

Hilang 1 saja dari syarat diatas, maka tidak sah Taubatnya.

2. Taubat antar sesama Hamba.
Terkait dengan kedzaliman, harta benda dsb. Ditambahkan 1 persyaratan; minta maafnya dan mengembalikan kedzaliman-kedzalimannya.
▪Jk berkaitan dg kehormatan seorang muslim (pernah mencaci maki, memfitnah, meng-ghibahi dsb) maka dia harus menebusnya ditempat ia pernah mengucapkan/ jatuhkan kehormatannya.
▪Jk berkaitan harta benda (pernah mencuri, mengkorupsi, tidak membayar hutang, dsb) maka dia harus meminta halalnya dan berusaha mengembalikan harta bendanya.
▪Jk berkaitan dg Darah (pernah membunuh dsb) maka dia harus minta maaf kpd ahliwarisnya dan harus siap utk di qisosh.

Taubatnya orang yg menyimpang (Mubtadi, Hizbiy, Fasiq, dsb).
Ibnul Qoyyim menyebutkan didalam madarijus Salikin juz 1-339;
▪ Bayan; Dia menjelaskan kerusakan penyimpangan kebid’ahan yg dia lakukan.
▪ Islah; Dia harus memperbaiki sesuatu yg telah dia rusak sebelumnya. Dg mendakwahkan tauhid, sunnah dsb. Dalilnya; Al-Baqoroh 159-160

Dosa itu dirasakan oleh si pelaku, dicabutnya kenikmatan dari Allah,  dikemudian hari, bahkan dirasakan oleh anak dan keturunannya.

Rezeki diharamkan dari Dosa dan kemaksiatan.

Kisah Nabi Adam (memakan sajarotun khuldi-Iblis).
Nabi Nuh (al wala wa baro’).
Nabi Yunus (putus asa meninggalkan dakwah kepada kaumnya).
Nabi Musa (membunuh seseorang).

Taubat itu akhlaqnya para Nabi dan Rasul. Maka jangan malu utk bertaubat, karena itu adalah akhlaq para Nabi dan Rasul.

Kisah pembunuh 100 nyawa. Hadits Bukhari-Muslim dari Abu Said Al khudri.

Faidah dari hadits diatas;
▪Perbedaan antara ulama dg ahli ibadah.
▪Bukti jujurnya taubat, yakni dg meninggalkan komunitasnya, lingkungan lama nya.

Lingkungan mempunyai pengaruh besar atas dunia dan akhirat seseorang.

▪Taubat menghapuskan dosa seluruhnya.

Kisah taubatnya Ka’ab Bin Malik. Hadits Bukhari Muslim dari Abdullah bin Ka’ab bin Malik. Tidak ikut perang Tabuk bersama Rasulullah.
Aku tidak pernah tertinggal bersama Rasul dlm pprangan manapun, kecuali tertinggal dlm perang Badar.

▪Bahaya Taswif menunda-nunda taubat, menunda-nunda amal shalih.
▪Wajib membela kebaikan& kehirmatan saudaranya, sebagaimana sikap Muadz bin Jabal kpd Ka’ab bin Malik.
▪Pentingnya jujur. Inilah yg menyelamatkan Kaab bin Malik dari kemunafikan. Sehingga Allah menerima taubatnya.
▪Agungnya kejujuran dan beratnya sikap jujur. Harus siap menerima konsekwensi dari kejujuran.
▪Kelezatan dan keteguhan iman yang dirasakan oleh orang yang jujur dalam taubatnya.
▪Tidak ada batasan hajr (boikot), sampai ia bertaubat dr permasalahan agama.
▪Adapun hajr (boikot) utk masalah pribadi tdk boleh lebih dari 3hr.

Sebab seseorang bertaubat kpd Allah.
▪Taufiq dari Allah.
▪Disebabkan musibah dan ujian dari Allah.

Kisah Taubatnya Fudhail bin Iyadh yang hidup dimasanya Abdullah bin Mubarak.

Selengkapnya bisa disimak pada rekaman audio di atas..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *